Ditengah krisis energi, masyarakat diimbau untuk menggunakan energi sehemat mungkin. Sayangnya, imbauan tersebut tak diindahkan Suku Dinas Penerangan Jalan Umum Jakarta Selatan (Sudin PJU Jaksel) karena sampai Jumat (11/7) siang masig ada beberapa titik PJU yang menyala. Padahal, Gubernur DKI Jakarta sudah menegaskan agar setiap unit kerja bisa meminimalisir penggunaan listrik.
Pantauan beritajakarta.com, di beberapa kawasan di Jaksel, masih terlihat beberapa titik PJU yang masih menyala meski hari telah siang. Seperti yang terlihat di Jl Rasunasaid, Kuningan. Tepat di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ada tiga PJU yang masih menyala. Selanjutnya di Jl Terusankuningan Kawasan Mampangprapatan, tepatnya di sisi utara Pasar Mampang, ada lima PJU yang masih menyala. Kemudian di Jl Pasarminggu Raya tepatnya sisi barat Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, terdapat dua PJU yang belum dipadamkan.
Seperti diungkapkan Chairul (35), warga Pasarminggu yang biasa melintas Jl Terusankuningan, Mampangprapatan, hari ini ia masih melihat ada beberapa lampu jalan yang masih menyala.
“Setiap hari, saya selalu melewati jalan di kawasan Mampangprapatan. Dan di kawasan tersebut masih ada sekitar lima buah lampu menyala hingga siang hari," katanya, Jumat (11/7). Padahal, lanjutnya, masyarakat diimbau untuk hemat listrik kenyataannya aparatur pemerintah tidak bisa memberi contoh yang baik.
Terkait masih adanya PJU yang belum dipadamkan, Iswandi, Kasi Penerangan Sudin PJU Jaksel berdalih, pihaknya sengaja menyalakan lampu untuk menginventarisir kerusakan. “Jika kami lakukan perbaikan, tentunya kami lakukan pada siang hari. Dengan begitu kami bisa dengan mudah melakukan pemantauan,” jelasnya.
Ia menepis anggapan, bahwa PJU Jaksel tidak mengindahkan imbauan untuk melakukan hemat energi. Iswandi mengatakan, ada kemungkinan terjadi kerusakan pada instalasi lampu tersebut. Jika itu memang terjadi akibat kelalaian petugasnya, pihaknya akan segera melakukan pemantauan ke lokasi tersebut.
“Jika hal tersebut memang salah satu kesalahan yang disebabkan petugas kami, maka akan berikan teguran kepada petugas. Namun biasanya hal tersebut terjadi karena kesalahan dalam sistem yang ada pada lampu tersebut,” pungkasnya.
Sunday, July 13, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment